Home Bisnis Aspek-aspek yang Diperlukan Dalam Perhitungan Payroll

Bisnis Aspek-aspek yang Diperlukan Dalam Perhitungan Payroll

Published on October 25th, 2017| by Siramers

0

Aspek-aspek yang Diperlukan Dalam Perhitungan Payroll

Sebagai pemilik bisnis tentu harus memperhatikan berbagai aspek yang berhubungan dengan perusahaan demi meningkatkan performa bisnis. Mengelola keuangan tak bisa dilepaskan dalam upaya pengelolaan perusahaan dan karyawan. Pengelolaan keuangan dalam hal ini perhitungan payroll menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian penting. Perhitungan penggajian karyawan memerlukan perhitungan secara mendetail demi menghindari kesalahan yang dapat mengurangi kepercayaan karyawan terhadap perusahaan. Manajer HRD sebagai sebagai pihak yang mengawasi kinerja karyawan perlu memasukkan semua aspek penilaian berikut dalam perhitungan penggajian ini.

Aspek-aspek yang Dimasukkan ke Dalam Perhitungan Gaji Karyawan

  • Gaji bersih
    Gaji bersih yang diperoleh oleh karyawan setiap bulannya merupakan hasil dari perhitungan gaji kotor dikurangi dengan beberapa potongan. Besaran gaji bersih juga dianggap sebagai hasil dari penilaian kinerja karyawan oleh perusahaan. Potongan ini bisa berupa potongan tunjangan, perhitungan pajak, jaminan sosial seperti asuransi dan pensiun, serta pemotongan tambahan seperti pemotongan tidak masuk kerja, cicilan dan lainnya. Sedangkan besaran pajak yang diterapkan bagi karyawan disesuaikan dengan aturan pajak Indonesia yang berlaku, jumlah penghasilan kotor serta status perkawinan.
  • Tunjangan Tetap
    Sedangkan tunjangan tetap bisa berupa tunjangan anak, tunjangan istri, tunjangan kematian, tunjangan perumahan, tunjangan makan dan tunjangan transportasi. Tunjangan tetap ini merupakan suatu pembayaran yang berkaitan dengan jenis pekerjaan dan dibayarkan secara teratur oleh perusahaan kepada karyawan. Nilai dari tunjangan ini tiap perusahaan bisa berbeda karena tidak ada aturan yang baku untuk tunjangan tetap ini, kecuali Tunjangan Hari Raya (THR) dan Tunjangan Kesehatan.

Aspek-aspek yang Diperlukan Dalam Perhitungan Payroll

  • Tunjangan Tidak Tetap
    Tunjangan tidak tetap juga memiliki besaran yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Hal ini disebabkan karena tiap perusahaan memiliki aturan yang berbeda mengenai tunjangan tidak tetap ini. Tunjangan tidak tetap bisa berupa pembayaran langsung maupun tidak langsung yang diberikan secara tidak tetap kepada karyawan. Contoh tunjangan tidak tetap seperti tunjangan transportasi maupun tunjangan makan yang ditentukan berdasarkan kehadiran.

Pada perusahaan berskala besar perhitungan gaji karyawan ini menggunakan bantuan software payroll indonesia yang mampu menganalisa dan menilai kinerja karyawan secara keseluruhan. Sedangkan untuk perhitungan pajak pendapatan karyawan, perusahaan lazimnya menggunakan aplikasi pph 21 yang merupakan aplikasi perhitungan pajak resmi sesuai dengan ketentuan pemerintah. Sebenarnya manajer HRD bisa saja melakukan perhitungan ini secara manual. Namun, hal ini dianggap kurang efektif dan kurang efisien terutama bagi perusahaan yang membawahi ribuan karyawan.

Dalam sistem perhitungan gaji konvensional terkadang manajer HRD mengalami kesulitan ketika melakukan perhitungan gaji karyawan menurut aspek-aspek di atas. Tapi dengan menggunakan aplikasi payroll berupa software hr yang menyediakan fitur absensi sidik jari, aspek perhitungan potongan gaji berdasarkan jumlah kehadiran bisa dihitung dengan cepat. Demikian pula ketika perusahaan harus menambahkan aspek perhitungan lainnya seperti uang lembur, pengajuan cuti maupun transisi karyawan.

Tags:



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top ↑